Minggu, 16 Desember 2018

Installasi dan Konfigurasi Samba Server di Debian 7

   Samba server merupakan sebuah protocol yang di kembangkan di sistem operasi linux untuk melayani permintaan pertukaran data antara Windows dan Linux.
    Disamping untuk melayani file sharing antara Windows dan linux, samba juga merupakan salah satu protocol yang digunakan di sistem operasi linux untuk melayani pemakaian data secara bersama - sama.

Pengertian lain dari samba:

  • Samba adalah program yang dapat menjembatani kompleksitas berbagai platform system operasi Linux(UNIX) dengan mesin Windows yang dijalankan dalam suatu jaringan komputer. Samba merupakan aplikasi dari UNIX dan Linux, yang dikenal dengan SMB(Service Message Block) protocol. Banyak sistem operasi seperti Windows dan OS/2 yang menggunakan SMB untuk menciptakan jaringan client/server. Protokol Samba memungkinkan server Linux/UNIX untuk berkomunikasi dengan mesin client yang mengunakan OS Windows dalam satu jaringan.
  • Samba adalah sebuah software yang bekerja di sistem operasi linux, unix dan windows yang menggunakan protokol network smb (server massage block). Smb adalah sebuah protokol komunikasi data yang juga digunakan oleh Microsoft dan OS/2 untuk menampilkan fungsi jaringan client-server yang menyediakan sharing file dan printer serta tugas-tugas lainnya yang berhubungan.

Langkah - langkah untuk installasi dan konfigurasi samba server di debian 7

1. Pastikan Debian server dapat terkoneksi dengan pc client dengan melakukan ping dan debian server sudah terkonfigurasi DNS server.

2. Install samba di debian dengan mengetikan apt-get install samba, pilih disk yang di butuhkan dan tunggu hingga proses instal selesai.




3. Lalu edit smb.conf dengan mengetikan nano /etc/samba/smb.conf




4. Tambahkan dibagian paling bawah



     bagian hrd dan gudang bisa diganti sesuai kebutuhan.
     CTRL + X LALU Y  untuk menyimpan perubahan

5. Buat group dengan mengetikan addgroup hrd dan addgroup gudang



    bagian hrd dan gudang bisa di ganti sesuai kebutuhan.

6. Buat user untuk kedua directory tadi dengan mengetikan adduser vickyb --ingroup hrd dan adduser pratama --ingroup gudang 




  perintah --ingruop  agar user yang di buat dapat mengakses file share yang di tuju.

7.  Buat folder dan ubah hak akses folder tersebut dengan mengetikan:
     buat folder: mkdir /home/hrd
                        mkdir /home/gudang
   
      ubah hak akses folder: chmod 777 -R /home/hrd
                                           chmod 777 -R /home/gudang

     

8. Restart servis samba dengan mengetikan service samba restart 


9. Klik windows + R atau pada windows file explorer ketikan \\vicky.net << sesuai domain yang telah di buat pada konfigurasi DNS, masukan user root dan password.



10. Lalu masuk ke folder dan masukan user serta password yang sudah di buat untuk masing - masing folder tadi






11.Untuk log out  atau ingin log in dengan user lain masuk ke CMD dan ketikan  net use * /d 


12. Untuk tambahan jika konfigurasi samba di debian sudah benar namun tetap tidak bisa mengakses file sharingnya, di search ketikan windows features dan ceklis semua pada bagian SMB 1.0/.......... lalu klik ok




    Itulah tadi langkah - langkah installasi dan konfigurasi samba server di debian 7.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar